Close Menu
  • News
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Khazanah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polresta Bandara Soetta tindak lanjuti laporan tentang wanita yang mengaku pramugari Batik Air

Kejagung: Kedatangan penyidik di Kemenhut cocokkan data kawasan hutan

Polisi hentikan pemeriksaan Richard Lee karena kondisi kesehatannya memburuk

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, January 15
Trending
  • Polresta Bandara Soetta tindak lanjuti laporan tentang wanita yang mengaku pramugari Batik Air
  • Kejagung: Kedatangan penyidik di Kemenhut cocokkan data kawasan hutan
  • Polisi hentikan pemeriksaan Richard Lee karena kondisi kesehatannya memburuk
  • Polri ungkap kasus pendirian perusahaan palsu untuk keperluan judi online judol
  • JPU Kejari Belawan menuntut hukuman mati bagi terdakwa kasus 100 kilogram sabu-sabu
  • Sekretariat Kabinet Setkab jelaskan pasal KUHP dan KUHAP yang disorot publik
  • Polri masukkan materi perlindungan perempuan ke kurikulum S1 Polwan
  • Kemenkum: Pencabutan Merek Persaudaraan Islam Tionghoa Sesuai Peraturan
Daya Nusantara
  • News
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Cek Fakta
  • Khazanah
LOGIN
Daya Nusantara
You are at:Home»Ekonomi»Cara Bupati Mudyat Noor Membangun PPU di Tengah Pembatasan Anggaran, Bekerjasama dengan Berbagai Kementerian, Memperkuat Hubungan dengan DPR RI
Ekonomi

Cara Bupati Mudyat Noor Membangun PPU di Tengah Pembatasan Anggaran, Bekerjasama dengan Berbagai Kementerian, Memperkuat Hubungan dengan DPR RI

adminBy adminOctober 20, 2025No Comments4 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Reddit
Bupati Penajam Paser Utara (PPU), H. Mudyat Noor gelar “Mudyatnomics”, menggambarkan cara unik Mudyat Noor dalam mengelola pembangunan di PPU.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

DAYA NUSANTARA — Saat pemerintah pusat mulai merombak kebijakan fiskal nasional dengan cara mengoptimalkan pengeluaran daerah dan merubah alokasi transfer ke daerah (TKD) menjelang tahun 2026, banyak pemimpin daerah di Indonesia merasa khawatir. Kebijakan ini memaksa daerah untuk beradaptasi dengan anggaran yang lebih terbatas, meskipun kebutuhan untuk pembangunan masih terus bertambah.

Namun, Bupati Penajam Paser Utara (PPU), H. Mudyat Noor, tidak merasa demikian. Dalam menghadapi tekanan fiskal nasional, ia justru memanfaatkan momen ini untuk menciptakan strategi pembangunan baru — yang oleh beberapa pengamat mulai disebut sebagai “Mudyatnomics”, menggambarkan cara unik Mudyat Noor dalam mengelola pembangunan di PPU.

Baginya, efisiensi bukanlah penghalang untuk terus bergerak. Justru, ia menganggap terbatasnya anggaran sebagai kesempatan untuk memperkuat kerjasama, memperluas kolaborasi, dan mengajukan program pembangunan secara langsung kepada kementerian dan lembaga pusat.

“Ketika daerah lain fokus menyesuaikan pengeluaran, kita malah mempercepat langkah. Kuncinya adalah membangun komunikasi dengan berbagai kementerian, berkolaborasi dengan DPR RI, dan memastikan PPU mendapat alokasi dalam proyek nasional, khususnya yang berkaitan dengan IKN,” kata Mudyat Noor beberapa waktu lalu.

Kebijakan penghematan belanja yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat memang cukup menantang bagi banyak daerah. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada rapat koordinasi pemerintah se-Sumatera di Batam 21 September 2025, menekankan pentingnya kepala daerah untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap pengeluaran operasional daerah.

Ia mengingatkan bahwa adanya pengalihan sebagian dana TKD sebesar Rp693 triliun mengharuskan daerah untuk lebih selektif dalam menggunakan anggaran, memastikan setiap rupiah memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Belanja pegawai harus tetap dibayarkan, tetapi biaya operasional bisa diselewengkan, bisa dinaikkan harga. Hal ini perlu diawasi,” tegas Tito dalam penjelasannya.

Tidak hanya mendorong efisiensi, Tito juga meminta pemerintah daerah memanfaatkan program-program strategis nasional yang totalnya mencapai Rp1. 376 triliun — mulai dari revitalisasi pendidikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan jembatan, hingga penguatan ketahanan pangan daerah.

Arahan dari Mendagri tersebut tampaknya diresapi dengan baik oleh Bupati Mudyat Noor. Alih-alih mengeluhkan berkurangnya ruang anggaran, ia justru segera mengambil langkah. Dalam beberapa bulan terakhir, Pemkab PPU aktif melakukan audiensi dengan berbagai kementerian, termasuk Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, hingga Kementerian PPN/Bappenas.

Langkah ini dimaksudkan sebagai strategi “jemput bola” agar program pembangunan nasional dapat langsung dirasakan di wilayah PPU, terutama sebagai daerah pendukung utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Jika kita hanya menunggu anggaran daerah, pasti tidak akan cukup. Namun, jika kita aktif dalam berkomunikasi dan memberikan data serta perencanaan yang jelas, kementerian akan percaya dan bersedia membantu,” ungkap Mudyat Noor.

Pendekatan ini bukan sekadar diplomasi politik, melainkan juga taktik pembangunan yang berlandaskan kerjasama antar sektor. Dengan dukungan dari DPR RI, khususnya anggota dari Kalimantan Timur, Mudyat berhasil memastikan bahwa beberapa proyek strategis nasional juga melibatkan PPU.

Mudyat memahami bahwa efisiensi bukan hanya berkaitan dengan pengurangan pengeluaran, tetapi juga dengan menata kembali prioritas agar setiap rupiah dapat memberikan manfaat pembangunan yang maksimal. Ia mendorong pegawai di Pemkab PPU untuk mengubah pola pikir birokratis menjadi lebih produktif dan kolaboratif.

“Kami ingin efisiensi yang berwawasan ke depan. Bukan berhenti karena keterbatasan dana, tetapi justru mencari cara baru agar pembangunan tetap berjalan. Pemerintah daerah harus gesit dan kreatif,” tegasnya.
Dalam konteks ini, “Mudyatnomics” mulai tampak dengan jelas: kebijakan yang berfokus pada efisiensi, keberanian dalam diplomasi, dan kemitraan strategis.

Kebijakan yang berlaku secara nasional yang mengedepankan efisiensi keuangan jelas memberikan tantangan tersendiri bagi daerah yang baru seperti Penajam Paser Utara. Namun, di bawah kepemimpinan Mudyat Noor, keterbatasan ini justru diubah menjadi pendorong untuk melakukan transformasi.

Ia menggabungkan usaha keras di tingkat lokal dengan hubungan yang aktif di pusat. Kerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat dan kementerian lebih dari sekadar proyek; ini juga menciptakan citra PPU sebagai mitra dalam pembangunan nasional yang siap mendukung visi besar Indonesia Maju melalui IKN.

Dengan pendekatan baru ini, PPU tidak hanya berupaya untuk bertahan dalam situasi efisiensi, tetapi juga mulai menunjukkan kemampuan untuk berkembang dan beradaptasi dengan bijaksana.

Filosofi Mudyatnomics sekarang menjadi lambang perubahan cara pandang dalam pembangunan daerah — bahwa kemandirian dapat tumbuh bukan karena banyaknya dana, melainkan melalui strategi, tekad, dan kepemimpinan yang berani mengatasi hambatan birokratis.***

Bupati dana fiskal kemendagri Mudyat Noor pemerintah pusat PPU TKD
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Reddit WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleOJK: Bank emas tingkatkan likuiditas dan dukung pertumbuhan ekonomi
Next Article Fenomena Langka: Dua Komet Melintas Dekat Bumi di Bulan Oktober, Ini Cara Melihatnya
admin
  • Website

Related Posts

Pemerintah Bertujuan Menjadikan Papua Mandiri Pangan dalam Tiga Tahun, Mengembangkan Sawah dan Menghidupkan Sagu

December 18, 2025

Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Bangun Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi

November 29, 2025

Otorita IKN bekerja sama dengan investor untuk membangun PLTS senilai Rp900 miliar

November 28, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

DPP KIPRA Prabu Nusantara Gelar Rapat Pleno I: Konsolidasi Jelang Rapimnas, Bahas Ketahanan Pangan Nasional

November 1, 202547 Views

Terungkap! Ini Modus Kasus Pagar Laut di Bekasi, Polisi pun Bergerak

February 16, 202535 Views

Pengadilan Niaga Medan Menolak Gugatan Hak Kekayaan Intelektual Terhadap IWO

October 21, 202517 Views

KLH: 18 Izin Usaha Pariwisata di Puncak Bogor Akan Segera Dilepas, Ribuan Warga Merasa Lega dan Ekonomi Siap Bangkit

October 28, 202510 Views
Don't Miss
News January 8, 2026

Polresta Bandara Soetta tindak lanjuti laporan tentang wanita yang mengaku pramugari Batik Air

“Seragam tersebut diperoleh melalui internet. Hal ini terungkap karena desainnya tidak sesuai. Dia merantau dari…

Kejagung: Kedatangan penyidik di Kemenhut cocokkan data kawasan hutan

Polisi hentikan pemeriksaan Richard Lee karena kondisi kesehatannya memburuk

Polri ungkap kasus pendirian perusahaan palsu untuk keperluan judi online judol

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • Pinterest
Don't Miss

Polresta Bandara Soetta tindak lanjuti laporan tentang wanita yang mengaku pramugari Batik Air

Kejagung: Kedatangan penyidik di Kemenhut cocokkan data kawasan hutan

Polisi hentikan pemeriksaan Richard Lee karena kondisi kesehatannya memburuk

Polri ungkap kasus pendirian perusahaan palsu untuk keperluan judi online judol

Latest Posts

Polresta Bandara Soetta tindak lanjuti laporan tentang wanita yang mengaku pramugari Batik Air

January 8, 20260 Views

Kejagung: Kedatangan penyidik di Kemenhut cocokkan data kawasan hutan

January 8, 20260 Views

Polisi hentikan pemeriksaan Richard Lee karena kondisi kesehatannya memburuk

January 8, 20265 Views

Polri ungkap kasus pendirian perusahaan palsu untuk keperluan judi online judol

January 7, 20261 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Don't Miss
News November 1, 2025

DPP KIPRA Prabu Nusantara Gelar Rapat Pleno I: Konsolidasi Jelang Rapimnas, Bahas Ketahanan Pangan Nasional

DAYA NUSANTARA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KITA INDONESIA PRABU (KIPRA) NUSANTARA melaksanakan Rapat Pleno…

Terungkap! Ini Modus Kasus Pagar Laut di Bekasi, Polisi pun Bergerak

Pengadilan Niaga Medan Menolak Gugatan Hak Kekayaan Intelektual Terhadap IWO

Top Posts

DPP KIPRA Prabu Nusantara Gelar Rapat Pleno I: Konsolidasi Jelang Rapimnas, Bahas Ketahanan Pangan Nasional

November 1, 202547 Views

Terungkap! Ini Modus Kasus Pagar Laut di Bekasi, Polisi pun Bergerak

February 16, 202535 Views

Pengadilan Niaga Medan Menolak Gugatan Hak Kekayaan Intelektual Terhadap IWO

October 21, 202517 Views

KLH: 18 Izin Usaha Pariwisata di Puncak Bogor Akan Segera Dilepas, Ribuan Warga Merasa Lega dan Ekonomi Siap Bangkit

October 28, 202510 Views
Don't Miss
News January 8, 2026

Polresta Bandara Soetta tindak lanjuti laporan tentang wanita yang mengaku pramugari Batik Air

“Seragam tersebut diperoleh melalui internet. Hal ini terungkap karena desainnya tidak sesuai. Dia merantau dari…

Kejagung: Kedatangan penyidik di Kemenhut cocokkan data kawasan hutan

Polisi hentikan pemeriksaan Richard Lee karena kondisi kesehatannya memburuk

Polri ungkap kasus pendirian perusahaan palsu untuk keperluan judi online judol

Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Tentang Kami
Tentang Kami

dayanusantara.com adalah portal berita masa kini yang menyajikan informasi terkini dan teraktual sebagai jawaban kebutuhan terhadap media sebagai penyebaran yang akurat dan terpercaya sangatlah dibutuhkan masyarakat.

Informasi tersaji 24 jam dan terus di-update, dapat dinikmati melalui desktop, laptop hingga beragam gadget atau perangkat mobile lainnya.

Facebook X (Twitter) YouTube WhatsApp
Popular Posts

Polresta Bandara Soetta tindak lanjuti laporan tentang wanita yang mengaku pramugari Batik Air

Kejagung: Kedatangan penyidik di Kemenhut cocokkan data kawasan hutan

Polisi hentikan pemeriksaan Richard Lee karena kondisi kesehatannya memburuk

From Flickr
Ascend
terns
casual
riders on the storm
chairman
mood
monument
liquid cancer
blue
basement
ditch
stars
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.